Yayasan Wijaya Peduli Bangsa

Sekolah Anak Jalanan: Lahir Karena Harapan, Impian dan Cinta

Sekolah Anak Jalanan: Lahir Karena Harapan, Impian dan Cinta

Jakarta – Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei lalu, Eddy Wijaya selaku Ketua Umum Yayasan Wijaya Peduli Bangsa kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan harapan dan perubahan dengan mengunjungi Sekolah Alternatif Anak Jalanan (SAAJA). Sekolah kecil yang berlokasi di Jl. Jembatan Merah No. 2, Karet, Kuningan, Jakarta Selatan ini memiliki semangat besar di tengah hingar-bingar ibu kota.

SAAJA terasa istimewa berkat kehadiran sosok Ibu Iin dan Ibu Nurlailah yang mendedikasikan hidupnya untuk mendidik anak-anak jalanan. Sejak tahun 2002, keduanya bukan hanya menjadi pendidik, tetapi juga menjadi Ibu, sahabat, dan penyemangat bagi ratusan anak yang datang dari latar belakang penuh keterbatasan.

Menaungi anak-anak jalanan berusia 5-7 tahun, SAAJA telah meluluskan lebih dari 700 anak dari jenjang TK-A dan TK-B sejak mereka berdiri di tahun 2002. Lebih dari sekedar membekali ilmu dasar seperti membaca dan menghitung, sekolah alternatif ini pun mengajarkan keberanian untuk bermimpi di tengah realitas yang keras.

Hari Pendidikan Nasional ini menjadi pengingat bahwa di balik gedung-gedung tinggi Jakarta, masih ada ruang kecil yang menyimpan harapan, impian dan cinta bagi generasi penerus bangsa. Karena setiap anak, berhak untuk bermimpi serta meraih pendidikan dalam mewujudkan masa depan yang lebih baik.