Jakarta – Eddy Wijaya selaku Ketua Umum Yayasan Wijaya Peduli Bangsa kembali menunjukkan komitmen nyata untuk perubahan. Bertepatan dengan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei lalu, Yayasan Wijaya Peduli Bangsa pun mengunjungi Sekolah Alternatif Anak Jalanan (SAAJA) yang berlokasi di Jl. Jembatan Merah No. 2, Karet, Kuningan, Jakarta Selatan.
Ibu Nurlailah, adalah salah satu sosok guru yang dipenuhi rasa cinta dan ketulusan dalam mengajar anak-anak di SAAJA. Ketika salah seorang murid mengaku belum pernah disayang atau dipanggil ‘nak’ oleh siapapun di rumah, ia pun merasa pekerjaannya adalah panggilan jiwa. Karena itu sejak tahun 2015, Ibu Nurlailah bertekad mengajar anak-anak yang berasal dari lingkungan keras dan menyesuaikan pendekatan pengajaran agar mereka merasa aman, didengar dan dihargai.
Kisah Ibu Nurlailah bukan hanya tentang pendidikan, tapi tentang kemanusiaan, pengorbanan, cinta dan harapan bagi para calon generasi penerus bangsa. Karena perubahan dapat lahir dari sebuah niat tulus, tekad kuat, dan keyakinan bahwa setiap anak berhak bermimpi serta meraih masa depan yang lebih baik dalam hidup mereka.




